Selasa, 08 Oktober 2013

Kesibukan kita kadang melupakan kalau ibu semakin menua


Seiring bertambahnya waktu, seiring bertambahnya usia kita, ditengah suka cita dengan teman baru, dengan kegiatan dan pengalaman baru, ada sisi lain yang terkadang kita lupakan. Ialah orang yang menghadirkan kita di dunia ini, sosok yang sangat kuat dan penuh dengan ketulusan, ialah "IBU". Mungkin tak tersadar di benak kita, disaat kita jauh di tanah perantauan demi mengejar masa depan, dengan penuh kesibukan kita, ada sosok di sana yang tak lupa untuk selalu berdoa untuk kebaikan kita. 

Mungkin kita pun kadang lupa, dengan segala kesibukan dan ambisi kita, sosoknya semakin tua. Tapi dibalik itu, semakin kuat sosoknya. Ingatannya pun mulai lemah, namun sedikitpun mungkin ia tak pernah melupakan kita. Mungkin pun raganya tak sekuat dulu, namun tak gentar sedikit pun ia untuk melayani segala keperluan kita semampu apa yang ia bisa.

Saat ini mungkin kita hanya bisa berdoa, sesekali menunjukkan rasa terima kasih kita sebisa kita. Sembari berharap Tuhan memberi nya kesehatan dan umur panjang, agar suaatu saat kita bisa memberinya kebanggaan atas pencapaian kita. Dan menunjukkan kepada semua orang dan dunia, bahwa kita adalah anaknya. 

Perlu disadari juga bahwa pada saatnya, dulu yang kita selalu dijaganya dengan sepenuh hati, pada saatnya nanti ia tak bisa lagi menjaga kita. Dan pada saatnya nanti lah kita akan diingatkan betapa besar perjuangan ibu merawat dan menjaga kita, saat ibu sudah harus beristirahat menikmati masa senjanya. Saat dimana ia ingin kita selalu bersamanya, menjalani hari-hari senjanya. Saat ia tak bisa lagi berjalan dengan sempurna, tak bisa lagi memegang dengan erat, tak bisa lagi berkata dengan lantang, dan tak bisa lagi melihat dengan jelas, dan saat itu lah kita diingatkan kembali pada masa dimana kita baru dilahirkan, begitu rapuh, tak bisa bicara, tak bisa berjalan, dan hanya bisa menangis. Saat itu kita akan diuji seperti apa balas budi kita pada ibu saat merawat saat kita masih bayi.

Sudah kah kita mengucapkan terima kasih pada ibu?? atau setidaknya menunjukkan kepedulian dan kasih sayang kita padanya?? Sehebat apa pun kita nanti di masa depan, selalu ingat lah bahwa ibu semakin bertambah tua. Dan sehebat apa pun kita nanti di masa depan, itu adalah atas doa ibu kita. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan hati yang lunak untuk bisa memaknai setiap pemberian yang tak bisa dinilai dengan materi. hati yang lunak yang bisa merasakan suatu aura yang tulus, dan hati yang lunak yang bisa menggerakkan naluri balas budi.


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar