Minggu, 12 Januari 2014

Mimpi yang Datang dalam Mimpi

Suatu hari, aku mencoba mengistirahatkan tubuhku. Mungkin karena terlalu lelah, tidurku menjadi nyeyak sekali. Dan tak seperti biasanya aku jarang bermimpi dalam tidur, kecuali kalau ada sesuatu yang benar-benar menyita waktu dan pikiran serta perasaanku

image : wiwitaussy.wordpres.com


Tapi dalam tidurku itu berbeda, mimpi itu seolah seperti mengingatkan aku pada mimpi ku sebelumnya, yaitu mempi yang aku bangun sendiri dari harapanku, bukan mimpi dari tidurku. Sekedar menceritakan kembali, aku pernah membangun mimpi yaitu yang berbentuk sebuah harapan. Dan saat itu, mimpi itu terus berlanjut hingga akhirnya menjadi mimpi-mimpi yang hadir di dalam tidurku, karena sangat serinnya hampir setiap malam.

Entahlah kenapa bisa begitu, tapi yang jelas memang saat itu pikiran dan perasaanku sering memikirkan dan merasakan harapan itu, mungkin dari itu sehingga mimpi ku sampai menjadi mimpi dalam tidurku.

Kembali ke mimpi di tidurku yang terakhir yang akan saya ceritakan. Mimpi (harapan) lama ku yang seiring waktu aku berusaha untuk melupakan, tiba-tiba datang lagi dalam tidurku. Sama seperti yang dulu, mimpi itu memang indah, sehingga sampai aku terbangun pun aku masih bisa mengingatnya sehingga aku pun bisa menuliskannya di sini.

Sontak saja hal itu langsug mengingatkan aku pada masa-masa dimana aku sering didatangi mimpi di tidurku yang berawal dari mimpi yang berasal dari angan-angan ku. Tapi mungkin juga kesalahanku kenapa sampai sekarang belum terwujud, karena sejak awal aku menamainya dengan mimpi. Tapi ada alasan kenapa aku menamainya dengan mimpi, yaitu karena aku berfikir itu terlalu tinggi untuk aku capai dan terlalu indah untuk menjadi kenyataan.

Tapi nyatanya waktu menjawab dengan apa yang telah terjadi. Mimpi lama itu datang lagi, masih seindah awal aku memimpikannya, dapam tidurku. Mungkin waktu sedang menunjukkan kalau aku tidak bisa lagi bermimpi dan mewujudkan hal itu, Tuhan punya cara lain yaitu dengan menghadirkannya dalam mimpi di dalam tidur.

Atau juga waktu mencoba menunjukkan kalau aku bisa memimpikannya dalam harapan lagi, entahlah, biar waktu yang menjawab lagi, karena skenario Tuhan yang terbaik, dan aku harus menjalani. Untuk mimpi yang barusan datang di tidurku aku ucapkan terima kasih, semoga jika kau tidak bisa hadir di mimpiku sring-sering, kau bisa hadir di dalam mimpi orang lain dan terus membuatnya bahagia.

Semoga suatu saat kau berkenan lagi datang di mimpiku seperti tadi. Walau bagaimana pun kau adalah mimpi yang aku bangun dari harapanku sendiri, dan jika kau lelah untuk hadir di mimpi-mimpi orang lain, maka tidurku akan selalu terbuka untuk menerima kamu sebagai mimpi ku, yang mungkin akan terus ku ingat. Semoga tidak berubah, tetap indah seperti dari awal aku membangun mimpi itu.


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar