Minggu, 02 Agustus 2015

Museum Rumah Martha Tilaar, Gombong, Kebumen



Berawal dari keinginan Ibu Martha Tilaar untuk memberikan kontribusi bagi Kota kelahirannya Gombong, maka inisiatif membangun Roemah Martha Tilaar ini dimulai. Selain berisi informasi perjalanan hidup Ibu Martha Tilaar dengan latar belakang Gombong, Roemah Martha Tilaar juga akan mengadakan kegiatan-kegiatan sosial dan ekonomi kemasyarakatan selain juga kegiatan preservasi budaya lokal. 

Roemah Martha Tilaar menempatkan museum sebagai konteks dan aktivitas sebagai konten sehingga diharapkan menjadi sebuah tempat yang vibrant. Dalam pengembangan program-program untuk kegiatan dan aktivitas yang akan dijalankan, Roemah Martha Tilaar mengambil inspirasi dari 4 Pilar Martha Tilaar Group yaitu : Beauty Education, Beauty Green, Beauty Culture dan Empowering Woman .

Roemah Martha Tilaar Gombong diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Rumah tersebut merupakan rumah keluarga Liem yang dikenal sebagai keluarga Tionghoa kaya pada waktu itu. Liem Siaw Lan kepala keluarga Liem merupakan seorang pengusaha dan mempunyai bisnis yang beragam, salah satunya adalah mengelola peternakan yang mensupply daging dan susu ke tangsi Belanda Van Der Wijk. Pada masa revolusi Indonesia rumah keluarga Liem digunakan sebagai dapur umum dan tempat perawatan tentara Indonesia yang terluka akibat pertempuran dengan tentara NICA. (http://roemahmarthatilaar.org/)

Foto di bawah ini merupakan foto saat belum direnovasi, kemudian dilakukan renovasi pada tahun 2010 dan dijadikanlah rumah Martha Tilaar sebagai museum dan sekaligus caar budaya serta untuk berkontribusi pada lingkunan sekelilingnya.


foto : http://roemahmarthatilaar.org/

Fisik bangunan dan sarana prasarana :

Rumah Martha Tilaar kini sudah berubah setelah direnovasi. Rapi kokoh dan sudah tersentuh teknologi modern pada beberapa bagian bangunan seperti lampu, lantai, jendela dan yan lainnya namun tetap mempertahankan bentuk vital aslinya. Sentuhan moden hanya untuk memberikan kemudahan dan nuansa yang lebih elegan.



Bentuk dan bangunan masih seperti aslinya, hanya saja lantai sudah dengan marmer dan keramik modern. Berbagai perabotan masih nampak asli atau mungkin dibuat replikasinya. Kamar-kamar dan perabotan di kamar masih terlihat asli dan terdapat banyak keterangan dan foto-foto jaman dahulu kala Ibu Martha Tilaar masih muda. Serta cerita perjalanan hidup sanga Ratu Kosmetik ini.

Sarana dan prasarana nya pun sudah lenkap. Mulai dari toilet dan mushola yang sudah bagus dan bersih serta modern. Aula untuk teempat pertemuan pun dibuat. Dan tak ketinggalan tersedia pula toko khusus yang menjual berbagai pernak pernik khas Gombong dan Kebumen di salah satu ruangan khusus, serta berbagai minuman dan makanan camilan. Tentu saja menjual jua produk dari Martha Tilaar Kosmetik.



Sebagai bangunan klasi rumah ini pun sangat cocok untuk berfoto-foto ala-ala jaman dahulu. Misalnya foto pra-wedding dengan konsep jadul. Atau hanya sekedar foto-foto suka-suka pun bisa.










Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar