Rabu, 07 Oktober 2015

Berdamai dengan Sepi

picture from : http://traxonsky.com/

Saya yakin semua di antara kita pernah merasakan kesepian, atau mungkin justru sering.Terutama yang jomblo (seperti saya)..hahahaha


Sepi kadang memang menjengkelkan. Banyak hal yang seharusnya akan lebih menyenangkan jika kita nikmati bersama orang lain, justru menjadi biasa-biasa saja saat kita menikmatinya sendiri. Banyak hal yang seharusnya akan lebih seru, malah menjadi hambar seperti es batu.

Tapi percaya atau tidak, sepi kadang kita butuhkan. Saat kita ingin sendiri, ingin menyepi, dan ingin menenangkan diri. Terlepas dari semua hal yang kita benci dengan yang namanya sepi, kadang sepi adalah solusi saat kita diranda gundah dan masalah.

Saya lupa sejak kapan, saat saya mulai belajar berdamai dengan sepi. Sepi menjadi sahabat, uintuk menenangkan hati sejenak. 

Dengan sepi, tanpa kita sadari kita banyak belajar tentang diri kita sendiri. Tentang pencapaian, tentang cita-cita dan harapan dan masih banyak lagi.

Menurut saya sepi tidak selamanya tidak mengenakkan. Mungkin kita hanya perlu waktu untuk belajar, bahwa sepi sebenarnya hadir untuk menemani. Bukan untuk memperburuk mimpi.

Atau dari sisi lain, sepi hadir untuk menyadarkan kita arti penting suatu kehadiran, dan arti penting suatu kebersamaan. Kebersamaan yang sering kita acuhkan, dan kita kurang menghargai arti dari sebuah kebersamaan. 

Pada akhirnya cepar atau lambat, sepi itu akan datang. Hanya menghitung waktu saja. Entah kita siap atau tidak. Sepi memang akan datang. 


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar