Senin, 30 November 2015

Ketika Pujian Cantik Dilontarkan Oleh Sesama Wanita


Mungkin di antara kalian sering melihat atau mendengar sesama wanita saling memuji kecantikan satu sama lain. Misalnya “Makin cantik aja deh”, “Selamat ya cantik”, atau contoh lain :
A   : “Ko kamu tambah cantik” 
B   : “Ah kamu lebih cantik”. 
A   : "Cantikan kamu sis.."
B   : "Orang cantikan kamu gitu kok.."
A   : "Cantik darimana? cantikan juga kamu... *dengan nada meninggi*"
B    : "Ih dasar beg* cantikan kamu song*ng..."
*Lalu mereka berantem sambil jambak-jambakan rambut...

Kadang ucapan-ucapan seperti itu entah itu yang secara lisan atau tulisan di media sosial terasa agak mengelitik di mata para pria.

Memang setiap wanita memiliki sisi kecantikan masing masing, tapi di mata para pria kecantikan seringkali tidak sejalan dengan pemikiran seorang wanita tentang kecantikan wanita lain. Dan apalagi saat hal itu diumbar di ruang publik, rasa-rasanya agak mengganjal apalagi kalau hal itu tidak sesuai dengan cantik versi mata para pria. Dengan kata lain, si wanita yang dibilang cantik oleh temannya itu sebenarnya “relatif” tidak begitu cantik di mata pria.

Memang tidak ada salahnya saling memuji di antara mereka, hanya saja kadang hal itu mengganjal di benak para pria saat “versi” cantik itu berbeda.

Entah apa alasan kalian atau “mereka” saling memuji seperti itu.Mungkin kami menganggap itu sebagai bentuk solidaritas kalian. Kami bisa mengert itu. Hanya saja, kami menyampaikan mayoritas di kebanyakan di antara kami kurang nyaman dengan kejadian yang saya sebutkan di atas.

Para pria memang mempunyai versi pandangan cantik mereka sendiri, tapi cantik memang suatu hal yang relative tapi bukan berarti sangat relatif. Ada kriteria mayoritas yang dipandang para pria sebagai kecantikan. Dan kalian bisa dengan mudah melihatnya. Misal sebagai contoh saat segerombolan para pria matanya bersinar-sinar saat ada wanita yang dalam tanda kutip “menarik”. Bisa dipastikan itu adalah pandangan atau kriteria mayoritas pria atas suatu definisi kecantikan.


Pada dasarnya memang para pria mengerti kalau kalian saling memuji cantik. Tapi bagi kami kriteria cantik yang diiptakan oleh sesame kalian para wanita adalah terlalu “relatif”, atau kadang malah hanya atas dasar solidaritas saja. Tidak objektif. Dan hal itu kadang sedikit mengganjal di benak kami, mungkin sebaiknya kalian melakukan hal itu saat tidak diketahui para pria. Memang kadang kalian para wanita benar, apa yang kalian anggap cantik itu juga cantik di mata lelaki. Tapi kadang justru kalian menyembunyikan itu karena kalian “jeles” dengan kecantikan yang memang sebenarnya dianggap cantik oleh para pria. Hanya kalian berat untuk mengakuinya karena faktor “jeles” tadi. Dan kami sering menjumpainya.


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar