Minggu, 01 November 2015

Membiasakan menyebut "saya"

Tahukah kalian kalau "saya" sering tidak pede dengan menyebutkan kata "saya" dalam tulisan atau cerita-cerita "saya" dari pejalanan dan pemikiran "saya". Entah kenapa "saya" cenderung suka menyampaikan sesuatu dari sudut pandang orang ketiga, atau setidaknya dari sudut pandang yang lebih umum, tidak secara spesifik menyebut dari sudut pandang "saya" atau banyak memasukkan kata "saya". 

Tenryata setelah melihat lihat banyak cerita-cerita di blog lain, bercerita dari sudut pandang sendiri secara spesifik mungkin akan lebih menyenangkan, yaitu dengan secara spesifik menyebutkan kata "saya" pada setiap cerita yang melibatkan diri kita sendiri.

Akhirnya "saya" berfikir, mungkin memang lebih baik bercerita secara langsung dan lepas sesuai apa yang "saya" inginkan. Dan dengan tulisan ini "saya" mulai berusaha akrab dengan kata "saya" pada cerita-cerita "saya" nanti. 




Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar