Senin, 30 November 2015

Nostalgia di Museum Dirgantara, Jogja

Ruang pameran alutsista 

Museum Dirgantara merupakan museum pesawat dan kedirgantaraan Indonesia sejak jaman penjajahan Belanda dulu. Museum ini terletak di kompleks pangkalan TNI AU Lanud Adi Sudjipto Yogyakarta. Atau tepatnya di jalan ring road timur sebelah selatan dekat fly over jalan Solo. Jika dari timur atau barat, belok ke selatan, naik fly over dan setelah turun langsung belok kiri (300 meter).

Kalau tidak salah saya kesini sekitar kelas lima SD, atau tahun 2004. lebih dari 10 tahun yang lalu. Dan setelah sampai kesini, belum banyak berubah, rasa-rasanya masih seperti dulu.

Biaya masuk museum hanya Rp3000 saja per orang, dan biaya parkir motor Rp2000. 


Ruang pameran alutsista 


Ruang pameran alutsista 


Patung depan museum

Di dalamnya banya bercerita tentang perjalanan kedirgantaraan Indonesia sejak jalan Belanda. Baik itu para pejabat tingi AU dari masa ke masa. Peristiwa-peristiwa penting, dan juga bukti peninggalan peristiwa itu. Selain itu terdapat pameran alutsista jaman dulu. Dan beberapa di antaranya kita boleh masuk ke dalam pesawat. Hanya saja di area alutsista akan terasa panas karena tidak ada pendingin udara. Di ruangan lain memang ada, tapi masih AC portabel, sehingga masih agak terasa panas.

Selanjutnya dipamerkan pula diorama kejadian-kejadian masa lalu lengkap dengan cerita-cerita yang tertulis. Hampir semua hal yang dipamerkan disertai dengan cerita waktu kejadian dan tempat serta kronologinya. Sehingga jika kita membaca maka akan mengetahui alur ceritanya.

Museum dirgantara ini selalu ramai dengan anak-anak SD dan SMP. Memang hal ini penting untuk mengintkan dan memberitahukan kepada anak-anak tentang sejarah perjuangan bangsa melalui kedirgantaraan. Sehingga anak-anak akan lebih mengenal sejarah negaranya dan menumbuhkan rasa nasionalisme.


Ruang pameran properti TNI AU 


Ruang pameran alutsista 


Kabin pesawat Dinas Angkatan Udara

Rasanya memang beda sekali dengan saat saya kesini saat kelas lima SD dulu. Ya tentu sih, karena memang pola pikir sudah lain..hehe. Oiya kompleks ini juga merupakan perbatasan ujung landasan Bandara Adi Sudjipto, sehingga saat ada pesawat landin atau take off akan terlihat sangat dekat. Bahkan dari kompleks ini, landasan terlihat dengan jelas. Tapi jangan coba-coba untuk berkeliling dan masuk seenaknya. Karena akan disemprit oleh bapak-bapak TNI AU terutama area terlarang seperti jalan ke area bandara.

Artikel menarik lainnya :

3 komentar: