Selasa, 10 November 2015

Selamat Hari Pahlawan



10 November menjadi hari yang bersejarah untuk bangsa Indonesia, oleh karena itu juga tanggal ini dijadikan sebagai hari Pahlawan. Banyak cerita di dalam tanggal ini, puluhan tahun yang lalu.

Sebagian besar pahlawan kita sudah gugur, baik dalam pertempuran di tanggal ini di jaman dahulu, maupun karena memang faktor usia yang sudah lanjut. Sebagian dari mereka kini masih hidup, namun masih banyak persoalan yang seharusnya tidak perlu terjadi pada mereka, khususnya masalah kesejahteraan.

Seringkali kita mendengar hidup para veteran kini seperti termarjinalkan. Mereka terlupakan oleh generasi penerus mereka, karena terlalu sibuk dengan urusan dunia mereka masing-masing. Pada akhirnya para veteran akhirnya harus hidup dengan sisa-sisa tenaga dan materi yang ada.

Tapi lambat laun sepertinya banyak kalangan yang mulai menyadari keberadaan mereka, jasa mereka, dan masa depan mereka. Minimal pemerintah saat ini berjanji akan melakukan hal yang nyata dan dukungan ang nyata untuk para veteran. Mungkin memang belum semuanya, tapi setidaknya hal ini sudah dimulai, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka. Bagimana pun tanpa perjuangan para pahlawan di masa lalu, kita tidak akan pernah bisa menikmati kondisi saat ini. Kebebasan, ketenangan, kenyamanan, dan masih banyak lagi.

Cerita para pahlawan dan veteran dari waktu ke waktu memang tidak ada habisnya, setidaknya dengan momentum hari pahlawan 10 November ini bisa mengingatkan kita kembali akan arti kepahlawanan, perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian untuk negara.

Pahlawan Masa Kini

Pertanyaannya kini adalah adakah pahlawan masa kini? atau pahlawan hanya ada di masa lalu yang bejuang untuk masa sekarang?

Kepahlawanan saat ini bisa dilihat dari berbagai sudut. Mayoritas pahlawan saat ini adalah mereka yang berjuang untuk kebenaran, berjuang untuk keadilan, berjuang untuk bermanfaat di lingkungan sekitar, dan sebagainya. Intinya memang lebih menonjol bagaimana orang tersebut bermanfaat untuk lingkungannya di saat semua orang acuh dan skeptis dengan keadaan atau malah justru di saat orang-orang sekitar semakin jauh dari norma yang berlaku di lingkungannya. Banyak hal yang menurut masyarakat disebut pahlawan. 

Oleh karena itu rasa-rasanya susah menjadi pahlawan di masa kini. Tapi tentu saja bukan berarti tidak ada. Banyak orang di luaran sana yang sedang berjuang untuk memperbaiki banyak hal.

Mirisnya, banyak juga orang-orang yang justru secara terang-terangan melakukan kejahatan, pencurian, atau apa pun lah itu yang merugikan masyarakat dan lingkungan demi kepentingan dirinya atau kelompoknya. Salah satu contoh sebut saja koruptor.

Koruptor memang telah menggerogoti negeri ini. Karena koruptor pembangunan berjalan seolah jalan di tempat atau jalan hanya sekedar jalan tanpa target tujuan yang jelas.

Koruptor juga semakin merajalela di berbagai kalangan, dan mirisnya lagi, banya dari mereka yang justru seharusnya memberikan kesejahteraan kepada rakyat justru menuri uang rakyat yang seharusnya meeka nikmati dalam bentuk pembangunan.

Intinya, kita semakin kehilangan sosok keteladanan dari sikap pahlawan. Akibatnya banyak orang semakin tererus rasa peraya meeka terhadap orang-orang yang mereka beri mandat untuk mengurusi kepentingan mereka. Krisis keteladanan ini, meski tdak terlihat, tapi lambat laun efeknya benar-benar terasa. Masyarakat seakan semakin hilang rasa percaya mereka akan perubahan situasi yang lebih baik dan kehilangan optimisme.Setiap kali mereka dilanda kerauan dan ketakutan akan kebohongan-kebohongan dan janji-janji palsu.

Tapi terlepas dari itu semua, tentu kita harus optimis. Masih dan selalu ada waktu untuk lebih baik. Dan semoga perjuangan para pahwalan terdahulu tidak dikecewakan dengan ulah-ulah para perusak tatanan negara dan bangsa.

Selamat hari pahlawan


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar