Rabu, 27 April 2016

Smart Parents Generation

Dunia yang sangat dinamis dan berbagai fenomena yang datang tanpa diduga-duga membuat generasi saat ini mau tidak mau harus beradaptasi. Kalau tidak, konsekuensinya adalah tertinggal dalam banyak hal, baik itu disadari atau tidak.

Hal itu tidak terlepas dari pengaruh terhadap perkembangan anak-anak. Oleh karena itu panting sekali untuk saat ini bahwa orang tua juga harus aktif mengikuti perkembanhan jaman. Bahasa kerennya "smart parents", atau orang tua yang cerdas. Cerdas dalam artian bisa fleksibel dengan tuntutan perubahan jaman yang menuntut orang tua untuk mengimbangi pola pertumbuhan anak-anaknya.

Sudah tidak dielakkan lagi saat ini semua sudah serba smart, lihatlah smart phone, smart TV, smart city, bahkan smart home. Semua serba teknologi dan serba smart.

Namun dibalik itu semua ada resiko juga. Penyalahgunaan teknologi bukanlah mitos belaka. Terutama untuk mereka yang belum memahami fungsi sesungguhnya dari teknologi dan ditambah belum dewasanya pola pikir seperti pada anak-anak atau remaja.

Oleh karena itu pengawasan menjadi sangat penting, dan itu bisa dilakukan jika orang tua juga smart. Smart parents generation sudah tidak bisa dielakkan. Sudah saatnya orang tua harus smart. Mengawasi tidak hanya dunia nyata dari anak-anaknya, tetapi juga kecenderungan pada dunia maya dan perilaku lainnya yang beresiko pada perkembangan anak.

Mungkin memang kita masih dalam tahap transisi, dimana anak-anak dan remaja kini semakin melek teknologi. Harapannya adalah arahan saat ini bisa benar-benar dijadikan sebagai rujukan sebagai modal untuk mereka kelak dalam memantau anak-anaknya. Meskipun dalam masa transisi saat ini orang tua cenderung masih belum begitu mengerti teknologi dan dunia maya, tapi hal itu tidak mengurangi peluang di masa transisi ini untuk membentuk generasi orang tua cerdas.

Kita lihat saja nanti. Pada generasi smart saat ini dan selanjutnya semoga semakin membawa efek yang baik. Tentunya semua pihak mengharap teknologi adalah penolong manusia dalam keseharian, tapi tidak melupakan sisi-sisi kemanusiaan dan ke-Tuhanan. Di sinilah peran orang tua cerdas sangat diperlukan.



Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar