Rabu, 27 Juli 2016

Kinerja Pemerintah Pusat Tahun 2015 (Laporan Keuangan)

Seperti apa sih kinerja negara kita dilihat dari sisi keuangannya?
Disini saya copy-kan langsung rangkuman kinerja pemerintah dalam mengelola negara dilihat dari kinerja keuangannya pada tahun 2015 melalui laporan keuangan pemerintah pusat tahun 2015.


LAPORAN REALISASI APBN

Laporan Realisasi APBN menggambarkan perbandingan antara APBN-P TA 2015 dengan realisasinya, yang mencakup unsur-unsur pendapatan, belanja, dan pembiayaan selama periode 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2015.

Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah adalah sebesar Rp1.508,02 triliun atau 85,60 persen dari APBN-P. Sementara itu, realisasi Belanja Negara adalah sebesar Rp1.806,51 triliun atau 91,05 persen dari APBN-P. Jumlah realisasi Belanja Negara tersebut terdiri dari realisasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1.183,30 triliun atau 89,67 persen dari APBN-P, dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp623,14 triliun atau 93,76 persen dari APBN-P. Selain itu, sampai dengan 31 Desember 2015 terdapat Suspen Belanja sebesar minus Rp71,92 miliar.

Berdasarkan realisasi Pendapatan Negara dan Hibah, dan realisasi Belanja Negara, terjadi Defisit Anggaran sebesar Rp298,49 triliun. Realisasi Pembiayaan Neto adalah sebesar Rp323,10 triliun atau 145,21 persen dari APBN-P, sehingga terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp24,61 triliun. Ringkasan Laporan Realisasi APBN TA 2015 dapat disajikan sebagai berikut (Rp triliun):


Uraian
REALISASI ANGGARAN TA 2015
Realisasi 2014
Anggaran
Realisasi
%
Pendapatan Negara dan Hibah
1.761,64
1.508,02
85,60
1.550,49
Belanja Negara
1.984,15
1.806,51
91,05
1.777,18
Belanja Pemerintah Pusat
1.319,55
1.183,30
89,67
1.203,58
Transfer ke Daerah dan Dana Desa
664,60
623,14
93,76
573,70
Suspen Belanja Negara
 -
0,07
(0,097)
Surplus (Defisit) Anggaran
(222,51)
(298,49)
134,15
(226,69)
Pembiayaan Neto
222,51
323,10
145,21
248,89
SiLPA (SiKPA)
 -
24,61
 -
22,20


NERACA

Neraca adalah laporan yang menggambarkan posisi keuangan Pemerintah Pusat mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal 31 Desember 2015.

Jumlah Aset per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp5.163,32 triliun yang terdiri dari Aset Lancar sebesar Rp326,75 triliun, Investasi Jangka Panjang sebesar Rp2.223,80 triliun, Aset Tetap sebesar Rp1.852,05 triliun, Piutang Jangka Panjang sebesar Rp47,51 triliun, dan Aset Lainnya sebesar Rp713,21 triliun. 


Jumlah Kewajiban per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp3.493,53 triliun yang terdiri dari Kewajiban Jangka Pendek sebesar Rp469,23 triliun dan Kewajiban Jangka Panjang sebesar Rp3.024,30 triliun.


Dengan demikian, jumlah Ekuitas per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp1.669,79 triliun.
Ringkasan Neraca per 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2014 disajikan sebagai berikut (Rp triliun):

NERACA PEMERINTAH PUSAT
(Dalam Triliun Rupiah)
Uraian
31 Desember 2015
31 Desember 2014
Aset
5.163,32
3.910,92
   Aset Lancar
326,75
262,98
    Investasi Jangka Panjang
2.223,80
1.309,92
   Aset Tetap
1.852,05
1.714,59
   Piutang Jangka Panjang
47,51
2,82
   Aset Lainnya
713,21
620,61
Total Aset
5.163,32
3.910,92
Kewajiban
3.493,53
2.898,38
   Kewajiban Jangka Pendek
469,23
352,31
   Kewajiban Jangka Panjang
3.024,30
2.546,07
Ekuitas
1.669,79
1.012,54
   Ekuitas Dana Lancar

(85,02)
   Ekuitas Dana Investasi

(85,02)
Total Kewajiban dan Ekuitas
5.163,32
3.910,92


LAPORAN OPERASIONAL

Laporan Operasional menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh Pemerintah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintahan untuk periode yang dimulai dari 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2015.

Dari Kegiatan Operasional Pemerintah, Pendapatan-LO adalah sebesar Rp1.577,68 triliun, sementara Beban sebesar Rp1.714,26 triliun. Defisit dari Kegiatan Non Operasional sebesar Rp106,69 triliun dan Defisit dari Pos Luar Biasa Rp6,61 miliar. Berdasarkan data tersebut, Defisit-LO adalah sebesar Rp243,28 triliun. Ringkasan Laporan Operasional untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut (Rp triliun).

No
Uraian
Tahun 2015
1
Pendapatan-LO
1.577,68
2
Beban
(1.714,26)
3
Kegiatan Non Operasional
(106,69)
4
Pos Luar Biasa
(0,006)
5
Defisit LO (
(243,28)


LAPORAN ARUS KAS

Laporan Arus Kas adalah laporan yang menyajikan informasi mengenai sumber, penggunaan, perubahan kas dan setara kas untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2015.

Saldo Kas Bendahara Umum Negara (BUN), Kas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), dan Kas Badan Layanan Umum (BLU) per 31 Desember 2014 adalah sebesar Rp94,17 triliun. Sedangkan, pada awal TA 2015 terjadi penyesuaian saldo awal sebesar Rp9,24 triliun, sehingga saldo awal Kas BUN, Kas KPPN dan Kas BLU setelah penyesuaian menjadi Rp103,41 triliun.

Selama TA 2015 terjadi penurunan kas dari aktivitas operasi sebesar Rp83,07 triliun, penurunan kas dari aktivitas investasi sebesar Rp274,74 triliun, kenaikan kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp382,42 triliun, kenaikan kas dari aktivitas transitoris sebesar Rp72,72 triliun, dan penurunan kas karena penyesuaian pembukuan sebesar Rp8,61 triliun. Dengan demikian, saldo akhir kas BUN, KPPN, BLU dan Hibah untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2015 menjadi Rp192,13 triliun.

Selain kas di atas, terdapat Kas Pemerintah Lainnya yang terdiri Kas di Bendahara Pengeluaran sebesar Rp329,04 miliar, Kas di Bendahara Penerimaan sebesar Rp182,54 miliar, Kas Lainnya dan Setara Kas sebesar Rp9,30 triliun, Kas pada BLU yang Belum Disahkan sebesar Rp9,84 miliar, dan penyesuaian dari jumlah Kas Pada BLU yang telah Didepositokan sebesar minus Rp4,38 triliun sehingga saldo akhir Kas dan Setara Kas adalah sebesar Rp197,57 triliun.

Ringkasan Laporan Arus Kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2015 dapat disajikan sebagai berikut (Rp triliun):

LAPORAN ARUS KAS PEMERINTAH PUSAT
(Dalam Triliun Rupiah)
URAIAN
Tahun 2015
Saldo Awal Kas BUN, Kas KPPN, Kas BLU, dan Kas Hibah Langsung
94,17
   Penyesuaian Saldo Awal
9,24
Saldo Awal Kas BUN, Kas KPPN, Kas BLU, dan Kas Hibah
Langsung setelah Penyesuaian
103,41
Kenaikan (Penurunan) Kas

   Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi
(83,07)
   Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi
(274,74)
   Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan
382,42
   Arus Kas Bersih dari Aktivitas Transitoris
72,72
   Pengunaan SAL

   Penyesuaian Pembukuan
(8,61)
Jumlah Kenaikan (Penurunan) Kas
88,72
Saldo Akhir Kas BUN, KPPN, BLU dan Hibah
192,13
Saldo Kas Pemerintah Lainnya

   Rekening Pemerintah Lainnya

   Kas di Bendahara Pengeluaran
0,33
   Kas di Bendahara Penerimaan
0,18
   Kas Lainnya dan Setara Kas
9,30
   Kas pada BLU yang Belum Disahkan
0,01
   Kas pada BLU Didepositokan (Investasi Jangka Pendek)
(4,38)
Saldo Akhir Kas dan Setara Kas
197,57

Untuk laporan selengkapnya bisa di DOWNLOAD DISINI.

sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2015 (Audited)


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar