Senin, 25 Juli 2016

Kemiskinan di Indonesia (2013-2015)

Kemiskinan nampaknya masih menjadi musuh ekonomi Indonesia dan masih menjadi tugas berat negara untuk mengentaskan kemiskinan. Tapi yang perlu diingat adalah membrantas kemiskinan, bukan membrantas orang miskin.

Akhir tahun 2015 masih terdapat 28,5 juta penduduk miskin di seluruh Indonesia. Angka yang masih terbilang cukup besar. Sedangkan untuk ketimpangannya, gini ratio pada september 2015 sebesar 0,40. Cukup timpang untuk kategori distribusi pendapatan.

Hal ini menunjukkan bahwa isu tentang semakin meningkatnya jumlah masyarakat berpenghasilan menengah ke atas, belum berhasil mengurangi kemiskinan yang ada di negara ini. Atau dengan kata lain, yang kaya semakin kaya, yang miskin tetap atau kasarnya semakin miskin.

Distribusi dari perputaran atau kegiatan ekonomi hanya dinikmati kalangan tertentu saja. Sehingga masih banyak yang belum menikmati hasil-hasil dari perekonomian.Celakanya adalah jika belum sempat penduduk menikmati pendapatan yang tinggi, namun ekonomi sudah mulai lesu atau bahasa kerennya disebut dengan middle income trap (jebakan masyarakat berpenghasilan menengah). Jika sampai terjadi, kondisi saat titik tertinggi rata-rata penghasilan hanya segitu-gitu saja. Akhirnya masyarakat berpengahsilan rendah tidak mempunyai peluang untuk menaikkan rata-rata pendapatan. Penelitian tentang middle income trap disini.

Jumlah penduduk miskin masing-masing provinsi di Indonesia dari tahun ke tahun seperti pada tabel berikut ini. Tren-nya bervariasi, ada yang meningkat, ada juga yang menurun. Namun secara umum, masih belum ada perubahan yang signifikan.

PROVINSI
2013*
2014*
2015*
Aceh
855.71
837.42
859.41
Sumatera utara
1,390.80
1,360.60
1,508.14
Sumatera barat
380.63
354.74
349.53
Riau
522.53
498.28
562.92
Jambi
281.57
281.75
311.56
Sumatera selatan
1,108.21
1,085.80
1,112.53
Bengkulu
320.41
316.50
322.83
Lampung
1,134.28
143.94
1,100.68
Kep. Bangka belitung
70.90
67.23
66.62
Kep. Riau
125.02
124.17
114.83
Dki jakarta
375.70
412.79
368.67
Jawa barat
4,382.65
4,238.96
4,485.65
Jawa tengah
4,704.87
4,561.82
4,505.78
Di yogyakarta
535.18
532.58
485.56
Jawa timur
4,865.82
4,748.42
4,775.97
Banten
682.71
649.19
690.67
Bali
186.53
195.96
218.79
Nusa tenggara barat
802.45
816.62
802.29
Nusa tenggara timur
1,009.15
991.88
1,160.53
Kalimantan barat
394.17
381.91
405.51
Kalimantan tengah
145.36
148.82
148.13
Kalimantan selatan
183.27
189.49
189.16
Kalimantan timur
255.91
252.68
209.99
Kalimantan utara
-
-
40.93
Sulawesi utara
200.16
197.56
217.15
Sulawesi tengah
400.09
387.06
406.34
Sulawesi selatan
857.45
806.35
864.51
Sulawesi tenggara
326.71
314.09
345.02
Gorontalo
200.97
195.10
206.51
Sulawesi barat
154.20
154.69
153.21
Maluku
322.51
307.02
327.78
Maluku utara
85.82
84.79
72.65
Papua barat
1,057.98
225.46
225.54
Papua
234.23
864.11
898.21
INDONESIA
28,553.93
27,727.78
28,513.57
*dalam ribuan
sumber : Badan Pusat Statistik


Artikel menarik lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar